Rotak Dinamo Fuel Pump
Dalam dunia otomotif (khususnya motor injeksi), istilah "Rotak" sangat umum didengar. Ini adalah singkatan dari merk "Rotax", namun di bengkel-bengkel Indonesia, istilah ini sudah menjadi sebutan umum untuk Dinamo Fuel Pump.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai apa itu Rotak, kenapa bisa rusak, dan solusinya.1. Apa itu Rotak?
Rotak adalah motor listrik kecil (dinamo) yang berada di dalam tangki bensin. Ia adalah komponen inti dari Fuel Pump Assembly.
Fungsinya: Memompa bahan bakar dari tangki menuju injektor dengan tekanan yang stabil dan kuat.
Analogi: Jika selang bensin adalah pembuluh darah, maka Rotak adalah jantungnya. Jika jantung lemah, aliran darah (bensin) tidak sampai ke tubuh (mesin), sehingga motor mogok atau brebet.
2. Gejala Rotak Lemah/Rusak
Sebelum mati total, biasanya Rotak memberikan tanda-tanda:
Motor Brebet: Terasa tersendat saat digas, terutama di putaran atas atau saat menyalip.
Susah Dihidupkan: Starter panjang baru nyala, karena tekanan bensin belum cukup naik.
Suara Dengung Hilang: Saat kunci kontak di-"ON", biasanya ada suara dengungan halus (nginggg) dari tangki. Jika tidak ada suara, Rotak mungkin mati.
Tenaga Hilang (Ngempos): Motor terasa berat tarikannya.
3. Penyebab Rotak Rusak
Kerusakan Rotak jarang terjadi secara tiba-tiba, biasanya karena kebiasaan pemakaian:
Sering Membiarkan Bensin Sekarat (E):
Ini penyebab nomor 1. Rotak didinginkan oleh rendaman bensin. Jika tangki sering kosong, Rotak akan kepanasan (overheat) dan cepat lemah.
Kualitas Bensin Buruk:
Bensin yang kotor menyumbat filter. Rotak harus bekerja ekstra keras untuk menyedot bensin, sehingga cepat panas dan jebol.
Tangki Kotor/Berkarat:
Karat yang masuk ke dalam mekanisme dinamo Rotak akan membuatnya macet.
Usia Pakai:
Brush (sikat karbon) di dalam dinamo Rotak lama-kelamaan akan habis terkikis.
4. Cara Memperbaiki Rotak
Penting untuk dipahami: Rotak adalah komponen yang "habis pakai".
Secara teknis, Rotak tidak disarankan untuk diservis (dibongkar gulungannya). Cara "memperbaiki" masalah Rotak adalah dengan menggantinya. Anda punya dua pilihan:
Ganti Full Set Fuel Pump: Mengganti satu set pompa lengkap (mahal, bisa Rp 300rb - Rp 800rb+).
Ganti Rotak-nya Saja: Hanya mengganti dinamonya (lebih hemat, harga rotak saja sekitar Rp 50rb - Rp 150rb).
Langkah-Langkah Mengganti Rotak (Untuk Pemula)
Alat yang dibutuhkan: Obeng (+), Kunci T (biasanya ukuran 10mm atau 8mm), dan Kain lap.
Kosongkan Tangki (Opsional tapi disarankan): Agar bensin tidak tumpah kemana-mana.
Buka Fuel Pump: Lepaskan baut pengunci fuel pump di atas tangki. Hati-hati saat menariknya keluar agar pelampung bensin tidak patah.
Lepas Kabel & Klip: Di dalam rangkaian pompa, lepas kabel soket yang terhubung ke dinamo Rotak. Lepaskan klip pengunci plastik (hati-hati, plastik tua mudah patah).
Ganti Filter (Pampers): Saat mengganti Rotak, wajib ganti juga saringan bensin (filter fuel pump yang bentuknya seperti teh celup). Filter kotor akan merusak Rotak baru dalam sekejap.
Pasang Rotak Baru: Masukkan Rotak baru ke rumah pompa. Pastikan karet O-ring terpasang rapat agar tekanan tidak bocor.
Rakit Kembali: Sambung kabel (Merah ke Positif, Hitam ke Negatif). Masukkan kembali ke tangki.
Tips Pencegahan (Agar Awet)
Jangan tunggu "E": Isi bensin saat jarum sudah setengah atau seperempat. Jangan biarkan indikator kedip-kedip baru isi.
Kuras Tangki Berkala: Setiap 2-3 tahun sekali untuk membuang endapan air dan kotoran.
Langkah selanjutnya yang bisa kita lakukan: Apakah Anda ingin panduan cara mengecek tekanan fuel pump menggunakan alat ukur (Pressure Gauge) untuk memastikan apakah Rotak benar-benar rusak sebelum membelinya?
Posting Komentar untuk "Rotak Dinamo Fuel Pump"